MANAJEMEN KEUANGAN
LAPORAN KEUANGAN
INDAH PUSPITA
(110411401028)
Review Manajemen
Keuangan
Di
dalam logika bisnis, setiap perusahaan yang terlibat dalam melakukan bisnis
memliki tujuan untuk mendapatkan keuntungan. Selain itu dalam persaingannya
dunia luar setiap perusahaan akan menghadapi lingkungan yang dinamis. Untuk
menghadapi hal tersebut, perusahaan membutuhkan sebuah fungsi manajemen dalam
bidang keuangan, yaitu manajemen keuangan.
Tujuan
dari manajemen keuangan terdiri dari 4, yaitu:
1.
Mengelola semua
potensi yang ada untuk mendapatkan keuntungan maksimal.
2.
Memperhatikan
keberlangsungan hidup perusahaan dalam jangka panjang.
3.
Menambah nilai
perusahaan.
4.
Menambah
kemakmuran pemegang saham.
Mendirikan
sebuah bisnis sudah pasti akan membicarakan tentang eksternalitas. Nilai
perusahaan dapat dilihat dari harga saham suatu perusahaan yang dinilai dari
pasar (nilai yang diberikan oleh investor). Nilai perusahaan dilihat
indikatornya yaitu dari nilai liquidasi, yaitu nilai yang keluar apabila
perusahaan tersebut dijual.
Fungsi
manajemen dapat dilihat dari fungsi keuangan
·
Dilihat dari
neraca, manajemen keuangan memliki fungsi:
o Keputusan investasi
Manajemen
keuangan harus bisa mengalokasikan dana sebagai aktiva yang didapatkan dari
modal dan hutang.
o Keputusan pendanaan
Manajemen
keuangan harus bisa mencari sumber dana yang efesien (cost of capital-nya
rendah) dan kecil resikonya.
o Mengambil kebijakan untuk modal kerja
Mengalokasikan
sebagian deviden yang paling riil.
·
Dilihat dari
Laba-Rugi, manajemen keuangan memiliki fungsi lebih memperhatikan laba ekonomi
daripada laba akuntansi dari sebuah perusahaan.
·
Dilihat dari
Arus Kas
Arus
kas terbagi menjadi 3 bagian, yaitu arus kas operasi, arus kas investasi, dan
arus kas pendanaan. Dalam ketiga arus kas ini, manajemn keuangan harus menjamin
cash out flow semua arus kas positif secara riil dan menjamin cash in flow
harus lebih besar.
Laporan Keuangan
Laporan
keuangan adalah hasil akhir dari proses penghitungan akuntansi yang dikeluarkan
oleh perusahan. Laporan keuangan merupakan bentuk pertanggungjawaban keuangan
yang dibuat oleh pengelola kekayaan kepada pemilik kekayaan dan pihak lain yang
bekepentingan. Isi dari laporan keuangan digunakan sebagai salah satu informasi
yang sangat penting untuk melihat dan menilai hasil kinerja perusahaan dari
setiap periode serta sebagai acuan dalam pengambilan keputusan untuk dimasa
yang akan datang.
Karakteristik Kualitatif Laporan Keuangan
Karakteristik
kualitatif laporan keuangan merupakan ciri khas sebuah laporan keuangan yang
dapat menunjukkan bahwasannya laporan keuangan suatu perusahaan dapat digunakan
bagi pihak-pihak yang berkepentingan. Beberapa karakteristik penting laporan
keuangan adalah sebagai berikut:
a)
Dapat dpahami
b)
Relevan
c)
Materilistis
d)
Keandalan
e)
Penyajian jujur
f)
Substansi mengungguli
bentuk
g)
Netralitas
h)
Pertimbangan sehat
i)
Kelengkapan
j)
Dapat dibandingkan
k)
Tepat waktu
l)
Keseimbangan antara
biaya dan manfaat
m)
Keseimbangan di
antara karakteristik kualitatif
n)
Penyajian wajar
Penyusunan
laporan keuangan berpedoman pada prinsip akuntansi yang diterima secara umum. Di
Indonesia sendiri pedoman umum untuk menyusun laporan keuangan (khususnya
perusahaan yang akan go public) adalah Prinsip Akuntansi Indonesua 1984 yang
disusun oleh Ikatan Akuntan Indonesia dan Standar Khusus Akuntansi sebanyak
pernyataan PAI. Menurut IAI (2002) PSAKI format laporan keuangan terdiri dari
empat bentuk laporan keuangan, yaitu:
·
Laporan keuangan
neraca
·
Laporan keuangan
laba rugi
·
Laporan perubahan
ekuitas
·
Laporan keuangan
arus kas
Ditambah cacatan atas laporan keuangan sebagai
pelengkap laporan keuangan. Untuk itu mari kita bahas satu persatu.
a.
Laporan Keuangan Neraca
Daftar
yang disusun secara sistematis yang memuat susunan aktiva, modal, dan utang
perusahaan pada suatu periode tertentu. Didalam neraca menggambarkan jumlah
harta (debet), utang dan modal (kredit) dalam posisi yang seimbang.
Yang
dimaksud harta didalam neraca adalah sejumlah kekayaan yang dimiliki oleh
perusahaan yang digunakan sebagai alat untuk menjalankan usahanya. Harta terdiri
atas sebagai berikut:
·
Harta lancar,
yaitu harta yang bisa dengan cepat dapat dicairkan sebagai uang tunai. Contohnya
kas, kas bank, piutang, perlengkapan, persedian barang.
·
Harta tetap,
yaitu harta yang sifat pencairannya lama serta nilai manfaatnya lebih dari satu
tahun. Contohnya peralatan, gedung, tanah, kendaraan.
·
Harta tak
berwujud, yaitu harta yang tak tampak tetapi sangat bernilai bagi perusahaan. Contohnya
hak paten, goodwiil, hak cipta, merk dagang.
Yang
dimaksud dengan hutang yaitu sesuatu yang wajib dibayar oleh perusahaan kepada
pihak ketiga. Utang terdiri atas:
·
Utang lancar,
yaitu kewajiban yang harus dibayar oleh perusahaan dalam jangka waktu kurang
dari satu tahun. Contohnya utang gaji, utang dagang.
·
Utang jangka
panjang, yaitu utang yang harus dibayar oleh perusahaan dengan jangka waktu
lebih dari satu tahun. Contohnya obligasi.
Yang dimaksud dengan modal adalah
kekayaan yang dimiliki oleh perusahaan yang bisa berasal dari modal sendiri
ataupun penanaman modal yang dilakukan oleh pihak ketiga.
b.
Laporan Keuangan Laba Rugi
Daftar
yang dibuat secara sistematis yang didalamnya memuat semua pendapatan dan beban
selama periode tertentu. Laporan keuangan laba rugi dapat digunakan sebagai
peramalan dimasa depan yang digunakan oleh para invertor untuk menanamkan
modalnya ke perusahaan. Dengan melihat bahwasannya pendapatan yang terus
meningkat dan amenghasilkan laba dibandingkan dengan beban yang
dikeluarkan,maka dapat dipastikan arus kas, pendapatan, dan juga laba adalah
baik.
Yang termasuk didalam pendapatan di
dalam laba rugi adalah penjualan, pendapatan sewa, persedian barang. Dan yang
termasuk di dalam beban di dalam labarugi adalah HPP, beban penjualan, beban
administrasi.
c.
Laporan Perubahan Ekuitas
Laporan yang dibuat secara sistematis
yang didalamnya memuat sebab-sebab terjadinya perubahan modal selama periode
tertentu. Minimal didalamnya modal awal ditambah dengan laba atau dikurangi
dengan rugi dan dikungi lagi dengan prive.
d.
Laporan Keuangan Arus Kas
Laporan
arus kas merupakan laporan yang dibuat secara periodic dan sistematis yang
memberikan informasi aliran kas dan setaranya, baik yang sedang dipegang oleh
bendahara maupun yang sedang berada di bank.
Unsur Laporan Keuangan
A.
Posisi Keuangan
·
Aktiva adalah
sumber daya yang dikuasai oleh perusahaan yang dapat digunakan untuk
kelangsungan operasi perusahaan dalam menjalankan usahanya.
·
Kewajiban adalah
utang yang wajib dibayar pihak perusahaan kepada pihak ketiga sebagai akibat
dari peristiwa masa lalu yang digunakan dalam operasional perusahaan.
·
Ekuitas adalah
hak residual atas aktiva perusahaan yang dikurangi dengan semua kewajiban.
B.
Kinerja
Kinerja perusahaan dinilai dan diukur dari
pendapatan yang diterimanya selama periode tertentu. Unsur yang bisa digunakan
dalam mengukur penghasilan yaitu pendapatan dan beban.
·
Penghasilan adalah
pemasukan yang diterima perusahaan selama periode tertentu.
·
Beban adalah
arus keluarnya atau berkurangnya aktiva suatu perusahaan.
C.
Struktus Dan Format Laporan Keuangan
Menurut
IAI (2002) PSAKI format laporan keuangan terdiri dari empat bentuk laporan
keuangan, yaitu, Laporan keuangan neraca, Laporan keuangan laba rugi, Laporan perubahan
ekuitas, Laporan keuangan arus kas, Ditambah cacatan atas laporan keuangan
sebagai pelengkap laporan keuangan. Penjelasan tentang format penulisan laporan
keuangan dapat dipelajari secara lebih jelas pada mata kuliah pengantar
akuntansi.
Daftar Rujukan
·
Harmono. 2011. MANAJEMEN KEUANGAN Berbasis Balanced Scorecard Pendekatan Teori, Kasus,
dan Riset Bisnis.Jakarta: PT. Bumi Aksara.
·
Rusdarti &
Kusmuriyanto. 2008. Ekonomi Fenomena di
Sekitar Kita untuk Kelas XI SMA dan MA. Solo: Platinum.
·
Andi. Komponen Laporan Keuangan Pemerintah
(Berbasis Akrual), (Online), (https://andichairilfurqan.wordpress.com/tag/laporan-perubahan-ekuitas/),
diakses 1 September 2014.
·
Mustafa. Neraca dan Unsurnya, (Online), (http://akuntansi-id.com/77-unsur-neraca),
diakses 1 September 2014.
·
Guruh, Putu. Pengertian dan Contoh Laporan Laba-Rugi!
Laporan Laba-Rugi Single Step dan Multiple Step, (Online), (http://xxxqori.blogspot.com/2013/12/pengertian-dan-contoh-laporan-laba-rugi.html),
diakses 1 September 2014.
·
Maith, Hendry
Andres. Analisis Laporan Keuangan Dalam
Mengukur Kinerja Keuangan Pada Pt. Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk, (Online),
(http://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/emba/article/viewFile/2130/1692),
diakses 1 September 2014.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar