Senin, 01 September 2014

Bab 2 LAPORAN KEUANGAN

MANAJEMEN KEUANGAN
LAPORAN KEUANGAN
INDAH PUSPITA
(110411401028)
Review Manajemen Keuangan
Di dalam logika bisnis, setiap perusahaan yang terlibat dalam melakukan bisnis memliki tujuan untuk mendapatkan keuntungan. Selain itu dalam persaingannya dunia luar setiap perusahaan akan menghadapi lingkungan yang dinamis. Untuk menghadapi hal tersebut, perusahaan membutuhkan sebuah fungsi manajemen dalam bidang keuangan, yaitu manajemen keuangan.
Tujuan dari manajemen keuangan terdiri dari 4, yaitu:
1.      Mengelola semua potensi yang ada untuk mendapatkan keuntungan maksimal.
2.      Memperhatikan keberlangsungan hidup perusahaan dalam jangka panjang.
3.      Menambah nilai perusahaan.
4.      Menambah kemakmuran pemegang saham.
Mendirikan sebuah bisnis sudah pasti akan membicarakan tentang eksternalitas. Nilai perusahaan dapat dilihat dari harga saham suatu perusahaan yang dinilai dari pasar (nilai yang diberikan oleh investor). Nilai perusahaan dilihat indikatornya yaitu dari nilai liquidasi, yaitu nilai yang keluar apabila perusahaan tersebut dijual.
Fungsi manajemen dapat dilihat dari fungsi keuangan
·         Dilihat dari neraca, manajemen keuangan memliki fungsi:
o   Keputusan investasi
Manajemen keuangan harus bisa mengalokasikan dana sebagai aktiva yang didapatkan dari modal dan hutang.
o   Keputusan pendanaan
Manajemen keuangan harus bisa mencari sumber dana yang efesien (cost of capital-nya rendah) dan kecil resikonya.
o   Mengambil kebijakan untuk modal kerja
Mengalokasikan sebagian deviden yang paling riil.
·         Dilihat dari Laba-Rugi, manajemen keuangan memiliki fungsi lebih memperhatikan laba ekonomi daripada laba akuntansi dari sebuah perusahaan.
·         Dilihat dari Arus Kas
Arus kas terbagi menjadi 3 bagian, yaitu arus kas operasi, arus kas investasi, dan arus kas pendanaan. Dalam ketiga arus kas ini, manajemn keuangan harus menjamin cash out flow semua arus kas positif secara riil dan menjamin cash in flow harus lebih besar.

Laporan Keuangan
Laporan keuangan adalah hasil akhir dari proses penghitungan akuntansi yang dikeluarkan oleh perusahan. Laporan keuangan merupakan bentuk pertanggungjawaban keuangan yang dibuat oleh pengelola kekayaan kepada pemilik kekayaan dan pihak lain yang bekepentingan. Isi dari laporan keuangan digunakan sebagai salah satu informasi yang sangat penting untuk melihat dan menilai hasil kinerja perusahaan dari setiap periode serta sebagai acuan dalam pengambilan keputusan untuk dimasa yang akan datang.
Karakteristik Kualitatif Laporan Keuangan
Karakteristik kualitatif laporan keuangan merupakan ciri khas sebuah laporan keuangan yang dapat menunjukkan bahwasannya laporan keuangan suatu perusahaan dapat digunakan bagi pihak-pihak yang berkepentingan. Beberapa karakteristik penting laporan keuangan adalah sebagai berikut:
a)      Dapat dpahami
b)      Relevan
c)      Materilistis
d)     Keandalan
e)      Penyajian jujur
f)       Substansi mengungguli bentuk
g)      Netralitas
h)      Pertimbangan sehat
i)        Kelengkapan
j)        Dapat dibandingkan
k)      Tepat waktu
l)        Keseimbangan antara biaya dan manfaat
m)    Keseimbangan di antara karakteristik kualitatif
n)      Penyajian wajar
Penyusunan laporan keuangan berpedoman pada prinsip akuntansi yang diterima secara umum. Di Indonesia sendiri pedoman umum untuk menyusun laporan keuangan (khususnya perusahaan yang akan go public) adalah Prinsip Akuntansi Indonesua 1984 yang disusun oleh Ikatan Akuntan Indonesia dan Standar Khusus Akuntansi sebanyak pernyataan PAI. Menurut IAI (2002) PSAKI format laporan keuangan terdiri dari empat bentuk laporan keuangan, yaitu:
·         Laporan keuangan neraca
·         Laporan keuangan laba rugi
·         Laporan perubahan ekuitas
·         Laporan keuangan arus kas
Ditambah cacatan atas laporan keuangan sebagai pelengkap laporan keuangan. Untuk itu mari kita bahas satu persatu.
a.      Laporan Keuangan Neraca
Daftar yang disusun secara sistematis yang memuat susunan aktiva, modal, dan utang perusahaan pada suatu periode tertentu. Didalam neraca menggambarkan jumlah harta (debet), utang dan modal (kredit) dalam posisi yang seimbang.
Yang dimaksud harta didalam neraca adalah sejumlah kekayaan yang dimiliki oleh perusahaan yang digunakan sebagai alat untuk menjalankan usahanya. Harta terdiri atas sebagai berikut:
·         Harta lancar, yaitu harta yang bisa dengan cepat dapat dicairkan sebagai uang tunai. Contohnya kas, kas bank, piutang, perlengkapan, persedian barang.
·         Harta tetap, yaitu harta yang sifat pencairannya lama serta nilai manfaatnya lebih dari satu tahun. Contohnya peralatan, gedung, tanah, kendaraan.
·         Harta tak berwujud, yaitu harta yang tak tampak tetapi sangat bernilai bagi perusahaan. Contohnya hak paten, goodwiil, hak cipta, merk dagang.
Yang dimaksud dengan hutang yaitu sesuatu yang wajib dibayar oleh perusahaan kepada pihak ketiga. Utang terdiri atas:
·         Utang lancar, yaitu kewajiban yang harus dibayar oleh perusahaan dalam jangka waktu kurang dari satu tahun. Contohnya utang gaji, utang dagang.
·         Utang jangka panjang, yaitu utang yang harus dibayar oleh perusahaan dengan jangka waktu lebih dari satu tahun. Contohnya obligasi.
Yang dimaksud dengan modal adalah kekayaan yang dimiliki oleh perusahaan yang bisa berasal dari modal sendiri ataupun penanaman modal yang dilakukan oleh pihak ketiga.
b.      Laporan Keuangan Laba Rugi
Daftar yang dibuat secara sistematis yang didalamnya memuat semua pendapatan dan beban selama periode tertentu. Laporan keuangan laba rugi dapat digunakan sebagai peramalan dimasa depan yang digunakan oleh para invertor untuk menanamkan modalnya ke perusahaan. Dengan melihat bahwasannya pendapatan yang terus meningkat dan amenghasilkan laba dibandingkan dengan beban yang dikeluarkan,maka dapat dipastikan arus kas, pendapatan, dan juga laba adalah baik.
Yang termasuk didalam pendapatan di dalam laba rugi adalah penjualan, pendapatan sewa, persedian barang. Dan yang termasuk di dalam beban di dalam labarugi adalah HPP, beban penjualan, beban administrasi.
c.       Laporan Perubahan Ekuitas
Laporan yang dibuat secara sistematis yang didalamnya memuat sebab-sebab terjadinya perubahan modal selama periode tertentu. Minimal didalamnya modal awal ditambah dengan laba atau dikurangi dengan rugi dan dikungi lagi dengan prive.
d.      Laporan Keuangan Arus Kas
Laporan arus kas merupakan laporan yang dibuat secara periodic dan sistematis yang memberikan informasi aliran kas dan setaranya, baik yang sedang dipegang oleh bendahara maupun yang sedang berada di bank.

Unsur Laporan Keuangan
A.    Posisi Keuangan
·         Aktiva adalah sumber daya yang dikuasai oleh perusahaan yang dapat digunakan untuk kelangsungan operasi perusahaan dalam menjalankan usahanya.
·         Kewajiban adalah utang yang wajib dibayar pihak perusahaan kepada pihak ketiga sebagai akibat dari peristiwa masa lalu yang digunakan dalam operasional perusahaan.
·         Ekuitas adalah hak residual atas aktiva perusahaan yang dikurangi dengan semua kewajiban.

B.     Kinerja
Kinerja perusahaan dinilai dan diukur dari pendapatan yang diterimanya selama periode tertentu. Unsur yang bisa digunakan dalam mengukur penghasilan yaitu pendapatan dan beban.
·         Penghasilan adalah pemasukan yang diterima perusahaan selama periode tertentu.
·         Beban adalah arus keluarnya atau berkurangnya aktiva suatu perusahaan.

C.    Struktus Dan Format Laporan Keuangan
Menurut IAI (2002) PSAKI format laporan keuangan terdiri dari empat bentuk laporan keuangan, yaitu, Laporan keuangan neraca, Laporan keuangan laba rugi, Laporan perubahan ekuitas, Laporan keuangan arus kas, Ditambah cacatan atas laporan keuangan sebagai pelengkap laporan keuangan. Penjelasan tentang format penulisan laporan keuangan dapat dipelajari secara lebih jelas pada mata kuliah pengantar akuntansi.

Daftar Rujukan
·         Harmono. 2011. MANAJEMEN KEUANGAN Berbasis Balanced Scorecard Pendekatan Teori, Kasus, dan Riset Bisnis.Jakarta: PT. Bumi Aksara.
·         Rusdarti & Kusmuriyanto. 2008. Ekonomi Fenomena di Sekitar Kita untuk Kelas XI SMA dan MA. Solo: Platinum.
·         Andi. Komponen Laporan Keuangan Pemerintah (Berbasis Akrual), (Online), (https://andichairilfurqan.wordpress.com/tag/laporan-perubahan-ekuitas/), diakses 1 September 2014.
·         Mustafa. Neraca dan Unsurnya, (Online), (http://akuntansi-id.com/77-unsur-neraca), diakses 1 September 2014.
·         Guruh, Putu. Pengertian dan Contoh Laporan Laba-Rugi! Laporan Laba-Rugi Single Step dan Multiple Step, (Online), (http://xxxqori.blogspot.com/2013/12/pengertian-dan-contoh-laporan-laba-rugi.html), diakses 1 September 2014.

·         Maith, Hendry Andres. Analisis Laporan Keuangan Dalam Mengukur Kinerja Keuangan Pada Pt. Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk, (Online), (http://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/emba/article/viewFile/2130/1692), diakses 1 September 2014.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar